Waspada Digital Scam! Begini Cara Sobat Female Lindungi Diri di Dunia Maya

Di era serba digital seperti sekarang, membeli makeup impian semudah mengusap jari di layar ponsel. Kemajuan teknologi memang menawarkan berbagai kemudahan yang menggiurkan, tapi Sobat Female juga perlu tetap waspada, pastikan informasi pribadi selalu terlindungi dan tidak mudah bocor.

Bahkan dengan sistem keamanan seperti kata sandi di ponsel dan aplikasi, kasus scam tetap marak terjadi. Belakangan ini, Sobat Female mungkin sempat mendengar kasus penipuan yang menimpa salah satu pengguna aplikasi transportasi online. Dengan tipu daya yang halus, sang pelaku berhasil “menggoda” korban untuk membocorkan kata sandi pribadinya. Hanya dalam hitungan detik, saldo korban pun raib berpindah tangan.   

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Truecaller, aplikasi asal Swedia yang berfokus pada layanan spam-blocking, Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan jumlah spam tertinggi di dunia, lho! Dalam laporan yang dihimpun sejak Januari hingga Oktober 2021, Indonesia menempati posisi keenam dari 20 negara dengan jumlah spam terbanyak.

Tiga besar negara dengan jumlah spam tertinggi diisi oleh Brasil, Peru, dan Ukraina. Sementara India dan Meksiko berada di posisi keempat dan kelima. Dari laporan tersebut juga diketahui bahwa Indonesia menjadi negara dengan jumlah spam tertinggi di Asia Tenggara bahkan secara keseluruhan, Indonesia menempati posisi teratas di Asia dalam hal frekuensi spam.

Ada banyak cara untuk menjauhkan diri dari risiko scam. Berikut ini 6 cara jitu yang sudah Female Digest siapkan untuk menghindari scam di dunia maya.

  1. Aktifkan Mode Incognito

Semisal, Sobat Female sedang terhubung dengan Wi-Fi dan ingin membeli produk secara online, sebaiknya jangan langsung membuka browser dan bertransaksi begitu saja. Aktifkan mode incognito terlebih dahulu, lalu pastikan alamat situs yang Sobat Female kunjungi diawali dengan “https://”, bukan http://. Huruf “s” pada alamat tersebut menandakan situs tersebut secure atau aman.

Selain itu, perhatikan juga apakah terdapat ikon gembok kecil di sebelah kiri alamat situs. Jika ada, berarti halaman tersebut memiliki sertifikat SSL (Secure Sockets Layer) yang menjamin keamanan data selama proses transaksi.

2. Aktifkan Notifikasi Transaksi Secara Real Time

Menurut laporan dari Global Online Payment Trends Report 2019 yang dirilis oleh J.P. Morgan, setidaknya 26% konsumen di Indonesia pernah menjadi korban online financial fraud saat melakukan transasksi digital.

Salah satu penyebab maraknya kasus ini adalah karena pengguna belum mengaktifka notifikasi real time di ponsel. Akibatnya, transaksi mencurigakan sering kali tidak terdeteksi hingga bukti tagihan muncul.

Kalau Sobat Female termasuk yang belum mengaktifkan fitur ini, sebaiknya hubungi bank penerbit kartu kredit dan minta agar notifikasi transaksi diaktifkan melalui email atau pesan SMS. Dengan begitu, Sobat Female bisa langsung mengetahui setiap aktivitas di rekening dan mencegah kerugian lebih cepat.

3. Jangan Bagikan Informasi Rekening Bank Lewat  Media Sosial

Tanpa disadari, Sobat Female mungkin pernah melakukannya bukan? Coba pikirkan kembali, pernahkah Sobat Female mengirimkan nomor rekening kepada teman melalui pesan di media sosial, seperti Instagram atau WhatsApp? Meski platform tersebut sudah dilengkapi kata sandi, data pribadi yang dibagikan lewat media sosial tetap memiliki risiko tinggi untuk diretas.

Jika Sobat Female benar-benar mengirimkan nomor rekening melalui media sosial, ada beberapa cara agar tetap aman. Misalnya, kirimkan nomor tersebut dalam bentuk gambar, lalu hapus pesan setelahnya. Atau, bisa juga menambahkan angka atau huruf tambahan seperti “888YYY” di bagian belakang nomor rekening untuk mengelabui sistem. Setelah Sobat Female menerima dan memahami pesan, hapus segera percakapan tersebut agar jejak digital tidak tersimpan terlalu lama.

4. Pastikan Selalu Menggunakan Antivirus Asli

Untuk melindungi ponsel dan komputer dari serangan phising, malware, atau fraud. Pastikan Sobat Female selalu mengunduh dan mengaktifkan aplikasi antivirus terpercaya. Program antivirus berfungsi mendeteksi serta menghapus spyware yang berpotensi mencuri informasi sensitif dan data pribadi.

Beberapa aplikasi yang bisa dijadikan rekomendasi antara lain Avira dan McAfee, yang dikenal memiliki performa baik untu perangkat Apple. Sementara untuk pengguna Android, Avast dan AVG bisa menjadi obsi yang cukup andal dalam menjaga keamanan data digital.

5. Pastikan Sistem Operasi Perangkat Lunak Selalu Diperbaharui

Pengguna smartphone juga perlu memastikan bahwa sistem operasi ponselnya selalu diperbaharui agar terlindungi dari serangan yang memanfaatkan celah keamanan lama. Hindari melakulan rooting atau jailbreaking, karena tindakan ini dapat menghapus perangkat lebih rentan terhadap malware maupun peretasan.

Selain itu, buka menu pengaturan di ponsel Sobat Female dan periksa bagian “Install unknown apps”. Pastikan seluruh aplikasi berstatus”Not allowed”, agar perangkat hanya mengizinkan instalasi dari sumber resmi. Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi risiko infeksi malware dan menjaga kemanan data pribadi Sobat Female.

6. Tetap Waspada Saat Memindai QR Code

Menurut penelitian yang dilakukan oleh YouGov bersama GMX.com beberapa waktu lalu, sebanyak 74% pengguna ponsel tidak mengetahui bahwa QR code dapat diretas dan dimanfaatkan untuk tujuan scamming.

Untuk melindungi diri, lakukanlah observasi sederhana sebelum memindai QR code. Perhatikan apakah kode tersebut tampak mencurigakan, memiliki coretan, atau berupa stiker tempelan. Banyak pelaku scam yang menempelkan QR code palsu di atas kode asli demi menipu pengguna.

Hindari membagikan informasi pribadi pada laman web yang terhubung dengan QR code, kecuali situs tersebut diawali dengan https:// dan memiliki ikon gembok kecil bertuliskan “Secure” di sebelah kirinya.

Gunakanlah aplikasi pemindai QR code yang terpercaya, seperti Norton Snap atau Kaspersky, kedua aplikasi ini telah dilengkapi built in security yang mampu memeriksa keamanan URL sebelum membukanya di perangkat ponsel.

Yuk, Sobat Female, jadilah pengguna digital yang cerdas dan selalu berhati-hati, dan penuh kesadaran. Karena menjaga keamanan diri di dunia maya sama pentingnya dengan merawat diri di dunia nyata.

(Jurnalis: Yopi Saputra | Redaktur : Hanisah Sukmawati)

| Source Pic: Pinterest