Sobat Female, dalam kepadatan aktivitas termasuk rutinitas pekerjaan setiap hari biasanya memerlukan suasana yang dapat meredam stres dari berbagai kondisi yang penuh tekanan. Semua tekanan itu biasanya datang dari penentuan target yang ketat, mengatur kerja tim yang memiliki banyak persepsi dari setiap anggotanya atau proses pitching klien yang memerlukan ekstra energi dan mental.
Sumber tekanan yang mengakibatkan stress tersebut tidak semuanya dapat dibagikan ke orang lain sekalipun kepada orang terdekat dan dipercaya karena memerlukan pemahaman mendalam dan yang dapat memahaminya adalah diri kita sendiri. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk meredam stres karena pekerjaan ini. Salah satunya adalah kebersamaan dengan hewan peliharaan di rumah.
Hewan peliharaan dapat dipilih seperti kucing, anjing, kelinci, ikan atau apapun yang sesuai dengan kemampuan saat memelihara dan mencukupi pengeluaran anggaran untuk memenuhi berbagai kebutuhannya seperti penyediaan makanan, alat kebersihan tubuh dan kandangnya, pemeriksaan cek rutin ke dokter hewan hingga dana darurat untuk memenuhi biaya pengobatan jika hewan tersebut sakit.
Manfaat memelihara hewan bagi pekerja kantoran
Sebuah cara yang efektif dalam menurunkan stres melalui kebersamaan dengan hewan menurut American Psychological Association, berinteraksi dengan hewan peliharaan maka hormon stres yang disebut hormon kortisol dapat menurun kadarnya serta meningkatkan hormon serotonin dan dopamin yang memberikan perasaan lebih tenang.
Menurut studi dari Virginia Commonwealth University, menemukan bahwa jika di kantor tersedia spot untuk hewan yang dapat memberikan hiburan sesaat bagi karyawannya, misalnya terdapat aquarium dengan ikan hias dan ekosistemnya, tersedia rusa atau kelinci di taman kantor, kehadiran hewan di lingkungan kerja dapat memberikan penyegaran sekaligus menurunkan stres.
Mengembalikan energi dan membantu fokus
Berinteraksi singkat dengan hewan di tengah rutinitas dapat memperbaiki mood dan mengembalikan energi, misalnya dengan bermain lompat kecil bersama kucing dan anjing, mengelus bulunya yang lembut, berbicara dengan mereka dengan menatap wajahnya hingga menyampaikan sesuatu yang tak mungkin disampaikan kepada orang lain karena sangat privacy. Biasanya hewan-hewan tersebut dapat merespons dengan reaksi yang dapat menghibur. Setelah berinteraksi dengan hewan peliharaan, ketegangan mulai mengendur dan energi pun kembali. Jika energi kembali dengan kondisi prima maka kegiatan bekerja pun menjadi lebih fokus.
Mendorong aktivitas fisik
Jika selama ini Sobat Female merasa kurang dalam aktivitas fisik karena porsi bekerja di belakang meja lebih banyak dibanding tugas lapangan maka dengan hewan peliharaan di rumah, Sobat Female dapat beraktivitas fisik bersama, misalnya bermain lompat menggunakan tali, mengajaknya berlatih untuk mengambil sesuatu dari satu titik tempat ke titik lainnya, mengajak jalan-jalan keliling komplek atau jogging bersama mereka. Dengan aktivitas fisik tersebut, Sobat Female yang tadinya tidak menganggap penting jalan-jalan di sekitar rumah atau kegiatan lainnya, menjadi terbiasa dan hasilnya, fisik menjadi lebih bugar.
Bukan hanya ketika bermain dan jalan-jalan bersama hewan peliharaan saja aktivitas fisik bisa didapat, ketika proses membersihkan kandang, aquarium dan memandikan hewan pun dapat menjadi kegiatan aktivitas fisik menyenangkan. Apa lagi jika hewan seperti anjing atau kucing yang dimandikan sendiri menggunakan sabun khusus yang wangi dapat menjadi terapi tersendiri.
Meningkatkan komunikasi dan empati
Beberapa pekerja kantoran yang kurang sosialisasi di lingkungan rumah dapat menjadikan hewan peliharaannya menjadi pembuka obrolan ringan dengan tetangga atau orang-orang yang ditemui pada saat jalan-jalan keliling kompleks. Hal ini menjadikan koneksi sosial meningkat karena interaksi dengan tetangga dan lingkungan sekitarnya sangat penting untuk mendekatkan satu sama lain. Jadi, pada saat diperlukan bantuannya akan lebih nyaman komunikasinya.
Bergabung dengan komunitas pecinta hewan juga menjadikan pengalaman baru dan menyenangkan, selain hewan peliharaan menjadi lebih atraktif juga pemiliknya dapat memperluas jejaring dengan sesama pecinta hewan.
Rutinitas merawat hewan di rumah juga dapat meningkatkan empati baik terhadap sesama manusia maupun terhadap hewan karena dari proses merawat tersebut ada kesabaran, ketelitian dan kebersamaan yang membuat sikap dan karakter diri lebih terlatih.
Tips praktis memelihara hewan untuk para pekerja kantoran
Sobat Female dapat mengikuti beberapa tips berikut agar proses memelihara hewan di rumah dapat dirasakan maksimal manfaatnya tanpa mengganggu pekerjaan dan aktivitas utama lainnya:
1. Pilih hewan yang mudah perawatannya dalam waktu terbatas. Misalnya ikan hias, kucing, anjing, kelinci, leopard gecko atau hewan-hewan yang tidak memerlukan ekstra energi dalam penanganannya.
2. Gunakan jasa grooming untuk memandikan kucing dan anjing namun bagi Sobat Female yang ingin menangani sendiri, bisa membeli perlengkapan mandi hewan dengan pilihan paket hemat dan lengkap, mulai dari sabun, sikat, handuk hingga obat kutu. Jika menangani sendiri, pemilik hewan dapat merasakan bonding yang lebih dekat tentunya.
3. Siapkan waktu khusus setiap hari untuk bermain atau jalan-jalan singkat selama 15-30 menit agar hewan pun terjaga kesehatan mentalnya. Aktivitas ini untuk hewan seperti kucing dan anjing.
4. Selalu konsultasi kesehatan ke dokter hewan terhadap kondisi tubuh dan fisiologisnya. Misalnya, ketika hewan peliharaan tersebut mengalami birahi, minta saran dari dokter hewan untuk penanganannya agar hak-hak hewan pun terpenuhi. Lakukan vaksinasi dan pemberian vitamin sesuai anjuran dokter hewan jika diperlukan.
5. Gunakan teknologi untuk membantu kepraktisan pemeliharaan hewan misalnya kamera cctv, mainan interaktif otomatis dan tempat makan hewan otomatis berbentuk dispenser makan yang dapat menyajikan makanan hewan peliharaan sesuai dengan waktu yang diatur oleh pemiliknya.
Kehadiran hewan peliharaan bukan sekadar hobi namun dapat memberikan kebahagiaan tersendiri jika hewan tersebut dirawat dengan perencanaan yang baik. Berinteraksi dengan hewan peliharaan juga dapat memberikan investasi terhadap kesehatan mental dan pengelolaan emosi yang baik bagi para pekerja dengan rutinitas tinggi. (AB)